Sesungguhnya hidup akan lebih mudah dan indah apabila kita mampu
menyederhanakan segala persoalan. Pertanyaannya bisakah aku, kamu, kita
ataupun kalian melakukannya? Seharusnya kita semua bisa. Mengapa? Karena
tak ada yang tak mungkin bagi hati yang berkemauan.
Apabila
kita dihadapkan pada persoalan yang pelik dan rumit dan kita ingin
menyerderhanakannya maka mungkin saja langkah yang harus kita tempuh
juga akan sama rumitnya bahkan terkadang akan lebih rumit. Namun
sesungguhnya tak ada yang rumit bila kita mau berpikir jernih dengan
nalar dan akal yang sehat. Kuncinya adalah ketenangan jiwa. Sebaiknya
tidak terburu nafsu dan segera mengambil keputusan saat kita berada
dalam kondisi panik. Step back, mundur sejenak, tarik nafas
dalam-dalam, berusahalah untuk relax dan renungkanlah. Redakan terlebih
dahulu gejolak emosi yang melanda. Saat kondisi jiwa kita mulai tenang
maka segala logika akan tampak nyata. Logika akan menuntun kita untuk
melihat segala sesuatunya secara utuh. Jika kita bisa melihat gambaran
penuh atas setiap persoalan maka tak akan ada lagi kerumitan. Kita akan
mampu menguraikan segala macam bentuk kekusutan dan membuatnya menjadi
sebuah simpul sederhana.
Semudah itukah?
Hmmm... iya asal kau berkemauan dan bisa setenang mungkin. Itulah
mengapa orang yang arif kebanyakan memiliki kepribadian tenang laksana
telaga yang sunyi, nyaris seperti tak memiliki persoalan saja mereka
kelihatannya. Namun sesungguhnya tak ada manusia yang tak memiliki
problema. Semuanya pasti punya persoalan hanya saja bagaimana cara
mereka menyikapinya.
Namun benarkah bahwa setiap persoalan dapat disederhanakan?
Mungkin saja. Mengapa? Karena kadang kala ada persoalan yang memang sama
sekali tak akan bisa kita urai, tak bisa dilogika, apalagi dicari jalan
keluarnya. Namun kita masih bisa membuatnya menjadi lebih sederhana.
Bagaimana caranya? Sebenarnya sederhana saja. Kuncinya doa dan sabar.
Biarkan saja. Diamkan saja. Tak usah kau anggap itu sebagai masalah.
Berpasrah dan berserah diri sepenuhnya pada Rabb Yang Maha Kuasa.
Yakinlah persoalanmu akan terurai dengan sendirinya. Biarkan Dia yang
menjawab dan menyelesaikannya. Kadang kala memang hanya itu langkah yang
mungkin dan bisa kita tempuh. Karena kita hanya hamba yang memiliki
keterbatasan. Biarkanlah tangan-Nya yang bekerja. Sederhana bukan? Lalu
mengapa kau masih saja menganggapnya rumit? Semuanya menjadi sedemikian
sederhana bukan?
Namun tunggu dulu. Tak semua orang bisa seperti ini. Tak sedikit pula
orang yang justru punya kecenderungan untuk selalu memperumit masalah.
Mereka akan membuat setiap persoalan menjadi semakin rumit dan
bertele-tele. Hal yang paling sepelepun bisa jadi teramat sangat rumit
dan pelik bagi mereka. Ribet sekali tampaknya. Bisa kau bayangkan betapa
teramat sangat pelik dan menyedihkan kehidupan mereka ini. Hidup mereka
layaknya seperti bencana saja. Penuh keluh kesah tanpa henti. Merana
sekali tampaknya. Tersenyumpun akan terasa susah dan andaipun bisa akan
tampak saja pahit rupanya.
Aku yakin kalian pasti tak mau masuk ke golongan orang-orang ini bukan?
Nah tunggu apalagi? Jika kalian ingin berbahagia dan hidup penuh
ketenangan, mulailah untuk menyederhanakan segala hal. Mulailah dari hal
yang kecil. Mulailah dari sekarang. Meski kadang kala harus kita akui
bahwa menyederhanakan itu tak sederhana. Namun janganlah pula kau bilang rumit bilamana kau belum pernah mencobanya. Let's live our life in simply and happily way. Let's live it 'till the fullest.
Jadi intinya jangan mudah panik dalam menghadapi masalah. Hadapi dengan santai dan pikiran jernih. Lalu pandanglah masalah tersebut dengan sudut pandang yang berbeda. Niscaya, masalah akan selesai dengan tuntas. Begitukah?
BalasHapusiya
BalasHapus