Jumat, 28 Desember 2012

mari berasuransi


Andai kutahu, Kapan tiba ajalku, Ku akan memohon, Tuhan tolong panjangkan umurku…….(Ungu Band)



Lirik lagu yang sangat bagus sekali dari Ungu Band, patut untuk kita jadikan bahan perenungan. Tidak seorang pun dari kita tahu kapan habis masa kita di dunia yang fana ini. Bisa tahun depan, bulan depan, bulan ini, minggu ini atau bahkan beberapa menit lagi. Bisa karena apa saja, bisa sakit, jatuh, kecelakaan dll.



Seorang teman mengatakan “Begitu kita menginjakkan kaki ke pesawat, kita harus siap untuk mati”. Tidak, tidak harus pesawat. Beberapa waktu lalu, KM. Senopati Nusantara tenggelam. Beberapa hari lalu, Kereta Api Bengawan, anjok di Banyumas. Semuanya menjadi sebab kematian. Dan baru saja kita melihat berita kecelakaan lalulintas saat mudik yang menyebabkan korban tewas atau luka-luka.



Lalu apa kita harus menghindar dari kendaraan-kendaraan itu atau saat lebaran kita tidak mudik?

Kematian itu rahasia Tuhan. Banyak jalan menuju kematian. Yang sedang diam di rumah pun bisa mati. Kita tak bisa menghindar dari kematian. Semua yang hidup pasti akan mati .



Bersyukurlah kita karena kita tak pernah tahu kapan ajal akan tiba, dan dengan cara apa ajal akan menjemput kita. Seandainya setiap manusia sudah tahu kapan ajal akan tiba, atau akan seperti apa jalan hidupnya sampai ajal tiba, hidup akan membosankan dan monoton. Dan hanya akan dua tipe manusia di bumi ini: manusia tertawa dan manusia menangis. Yang jalan hidupnya indah akan tertawa sepanjang hidupnya, sedangkan yang pahit akan terus-terusan menangis dan meratap.



Namun karena justru ia adalah rahasia kepunyaan Sang Pemilik Hidup, kehidupan menjadi lebih penuh warna, memberi dinamika. Yang baru saja tertawa, tiba-tiba dipaksa atau terpaksa menangis. Dan sebaliknya. Karena manusia tidak pernah tahu rahasia yang satu ini, setiap orang dapat merencanakan hidupnya, bermimpi tentang kehidupan yang lebih baik, dan bercita-cita menjalani hidup sesuai pilihannya. Dan karena apa yang akan terjadi dalam perjalanan waktu ke depan –bahkan untuk sedetik berikutnya—bersifat tidak pasti, manusia sesungguhnya memerlukan suatu cara untuk mengurangi risiko atas ketidakpastian itu. Misalnya ketika gambaran-gambaran hidup yang mereka susun menyimpang dari yang dibayangkan, dunia yang ingin mereka jalani berbeda antara harapan dan kenyataan, atau ketika Tuhan meminta kita “selesai”.



Namun, meski sebagian besar orang tahu bahwa ia harus mengurangi risiko itu, belum banyak orang yang bersedia berpikir ke arah sana. Atau kalaupun bersedia, belum tahu bagaimana caranya dan dengan apa. Di situlah peran utama asuransi. Masih sedikit orang yang “melek” terhadap asuransi, bahkan di kalangan yang sebenarnya memiliki kemampuan ekonomi untuk ikut dalam program perlindungan risiko tersebut. Bagi sebagian orang, asuransi dipandang kurang memberi manfaat karena biaya yang harus mereka keluarkan bisa mereka kelola sendiri dan berpotensi mendapatkan keuntungan lebih besar.



Sebagian lagi malah menganggap asuransi itu seperti judi. Padahal, perbedaannya sangat terang benderang. Dalam judi, orang dihadapkan pada satu dari dua kemungkinan, menang atau kalah. Untung atau rugi. Orang yang berjudi adalah orang yang mencari risiko dan mengambil risiko itu untuk dirinya. Sementara orang yang berasuransi adalah orang yang menghindari risiko. Filosofi asuransi, berbeda dari judi. Filosofi asuransi adalah memberikan dukungan (finansial) tatkala seseorang atau lembaga mengalami kehilangan (barang, jasa, kesempatan, hingga nyawa) atau kerugian. Kalau judi bersifat menciptakan risiko dengan mencari keuntungan (dengan risiko yang sama besar akan mendapatkan kerugian), maka asuransi tidak bersifat mencari keuntungan (finansial) tetapi mengurangi dan menghindari risiko.

Mengapa risiko itu harus dihindari? Karena seperti bait lagu tadi, tahu kapan ajal tiba, atau kapan malang akan datang, hanyalah andai-andai…



Mari berasuransi , karena Asuransi adalah Mitra Anda Menuju Sejahtera

Kamis, 20 Desember 2012

hidup adalah anugrah, SYUKURI.

Yang tinggal di gunung merindukan​ pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan​ gunung.
Di musim kemarau merindukan​ musim hujan.
Di musim hujan merindukan​ musim kemarau.
Yang berambut hitam mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam.
Diam di rumah merindukan​ bepergian.
Setelah bepergian merindukan​ rumah.
Ketika masih jadi karyawan ingin jadi Entreprene​ur supaya punya kebebasan waktu.
Begitu jadi Entreprene​ur ingin jadi karyawan, biar tidak pusing.
Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan​.
Saat masih bujangan, pengen punya suami ganteng/is​tri cantik.
Begitu sudah dapat suami ganteng/is​tri cantik, pengen yang biasa-biasa saja, bikin cemburu aja/takut selingkuh.​.
Punya anak satu mendambaka​n banyak anak.
Punya banyak anak mendambaka​n satu anak saja.
Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.
Namun setelah dimiliki tak indah lagi.
Kapankah kebahagiaa​n akan didapatkan​ kalau kita hanya selalu memikirkan​ apa yang belum ada, namun mengabaika​n apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur ?
‘Semoga kita menjadi pribadi yang yang senantiasa bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki’
‘Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun kecil’
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran negatif.
Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua.
 
Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa-jiwa yang ikhlas.

Selasa, 11 Desember 2012

12.12.12

Hari ini tiba-tiba tenar, eh uda tenar dari kemarin-kemarin sih. Gara-gara efek film yang menunjukkan kiamat akan terjadi hari ini (berdasarkan perhitungan salah satu suku "ubnormal" yang ada di belahan bumi sana. Btw, mereka hebat ya kok bisa tahu kalo hari ini mau kiamat. well, akan terjadi atau tidak hanya DIA yang maha tahu yaitu ALLAH swt. Dan aku percaya bahwa DIA tidak akan pernah memberi tahu kapan hal itu akan terjadi, ini adalah rahasiaNYA. Yang DIA kasih lihat ke kita hanyalah pertandanya, bukan kapan mau terjadinya. Sebagai seorang muslim yang baik dan taat pada ketentuanNYA, kita haruslah berprasangka baik padaNYA. Karena DIA lah yang maha mengatur segala sesuatu, tak terjecuali masalah kiamat.
Memang hari ini adalah salah satu tanggal yang unik, tanggal 12 di bulan yang ke 12 dan di tahun yang ke 2012. tentu saja banyak dan akan banyak orang yang menjadikan tanggal ini sebagai momentum yang bersejarah bagi kehidupan sebagian orang, misal pernikahan, kelahiran, dan sebagainya. Dan bagiku ini adalah tanggal yang harus di ingat, bukan karena angka yang unik. tapi karena hari ini aku akan memulai langkah baru dalam kehidupanku. Lalu apa yang akan kau lakukan di tanggal yang unik ini? semoga menjadi sesuatu yang lebih berkah.
pesanku pada kalian, tetaplah fokus pada apa yang anda hadapi hari ini, awali dengan do'a agar semua menjadi keberkahan bagi kita. semoga ALLAH swt selalu memperbaiki kualitas diri kita agar kita menjadi insan yang terbaik bagi keluarga kita, bagi orang-orang yang kita cintai dan yang mencintai kita, dan yang lebih penting adalah terbaik bagi semua aspek kehidupan.
amiin

rindu


Aku menikmatimu
Menikmati rindumu yang biru
Terpesona aku pada rindu yang sedari tadi menggangguku
Tak kuasa aku menahannya
Ketika ia mengajakku untuk bergumul dengan rindu
Ku rasakan hatiku menjadi terharu biru
Rindumu membirukan hatiku

Ingin ku menghadirkan dirimu ke hadapanku
Betapa jarak telah memisahkan raga
Betapa waktu telah memasungkita
Memasung rindu kita

Kini aku yang sedang dilanda mabuk
Aku mabuk karena rindumu
Aku sakau akan kasihmu

Tak kuasa aku menahan
Aku lemah
Aku kalah
Lemah tanpa rindumu
Kalah berjuang tanpa bekal kasihmu

11122012

11122012
aku menemukanmu..

11122012
aku mendapatkanmu..

11122012

aku berkawan denganmu..

11122012
semoga engkau mampu menjadi kawan dalam dunia imajiku.

11122012
semoga yang terbaik yang mampu aku bagikan padamu.